Panduan Beternak Jalak Suren Bagi Peternak Pemula

Peternak Jalak Suren di Indonesia semakin bertambah banyak. Karena burung jalak suren semakin sulit ditemui dan jumlahnya sudah semakin sedikit. Meskipun jumlahnya sudah sangat sedikit, namun burung jalak suren belum dilindungi oleh Pemerintah. Sehingga menyebabkan harga jual jalak suren tinggi di pasaran, yang mendorong banyak orang untuk beternak jalak suren. Persiapannya meliputi kandang yang ideal, lingkungan yang nyaman, kebutuhan pakan dan nutrisi tercukupi. Burung jalak merupakan salah satu burung eksotis karena keindahan warna dan kicauannya yang merdu.

Tahap Beternak Burung Jalak Suren

Memilih Indukan

  • Pilih indukan yang telah berusia sekitar 1-2 tahun, artinya burung telah siap kawin
  • Pilih indukan yang sudah jinak dan tidak giras (liar)
  • Indukan harus sehat, tidak cacat fisik dan tidak terserang penyakit
  • Terlihat bagus, baik bulunya dan ukuran burung normal

Kandang Penangkaran

  • Ukuran kandang yang ideal adalah 2 x 1 x 2,25 m. Jika lokasi tidak terlalu luas gunakan ukuran 1 x 1 m² dengan tingga 1 m.
  • Dinding kanan, kiri dan belakang kandang dibuat dari batako/ batu bata. Jangan diplester menggunakan semen agar kelembabannya terjaga
  • Dinding depan ditutup dengan kawat ram
  • Separuh atapnya ditutup dengan asbes, separuhnya ditutup dengan kawat ram
  • Lantai kandang dibuat dari tanah liat agar kandang tetap lembab dan cepat menyerap kotoran
  • Tenggeran menggunakan kayu asem sehingga mudah dicengkeram
  • Sarang dibuat dari kayu atau triplek dengan ukuran 25 x 25 x 35 cm², diletakkan di dalam kandang bagian atas
  • Sediakan tempat untuk mandi burung di dalam kandang

Menjodohkan Indukan

  • Masukkan kedua indukan dalam sangkar terpisah
  • Sangkar diatur agar tempat pakan dan minum saling berdekatan sehingga burung merasa sedang makan dan minum bersama
  • Setelah dibiarkan berhari-hari jika kedua burung saling berkicau bersahutan, sekat pembatas dapat diambil
  • Jika kedua burung saling menyerang, semprot dengan air. Jika beberapa saat burung masih saling menyerang, sekat pembatas ditaruh kembali. Ulangi 3 kali sehari hingga kedua burung tidak saling menyerang
  • Burung yang telah akur di sangkar belum tentu akur di dalam kandang
  • Masukkan burung betina ke dalam kandang terlebih dulu hingga betina tidak gelisah dan kelihatan tenang, akan lebih baik jika sudah mulai berkicau
  • Dekatkan sangkar burung jantan ke kandang yang berisi burung betina. Bila keduanya berjodoh kedua burung akan saling berkicau bersahut-sahutan. Masukkan burung jantan ke dalam kandang dengan hati-hati agar burung betina tidak kaget. Burung jantan dimasukkan pada sore hari.

Pakan

Pakan utama jalak adalah voer. Pakan tambahannya berupa ulat hongkong, jangkrik, atau pisang kepok. Indukan akan bertelur kurang lebih 1 minggu setelah proses kawin berhasil. Untuk selanjutnya telur akan dierami oleh induk betina hingga menetas.

Anakan Jalak

Setelah telur menetas, anakan dibiarkan bersama induknya hingga umur 1 bulan. Anakan diloloh dengan voer halus yang telah dicampur sedikit air hangat. Jika sudah bisa makan sendiri, berikan jangkrik kecil yang telah dibuang kakinya 3 kali sehari masing-masing 5 ekor.

Langkah-langkah di atas diatas dapat di aplikasikan untuk beternak semua jenis jalak, diantaranya Jalak Bali, Jalak Putih, Jalak Suren dan Jalak Albino. Demikian uraian mengenai Cara Beternak Jalak Suren dengan mudah. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll To Top